Medan – Ketua Garda Pemuda NasDem Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sekaligus Anggota DPRD Madina, Wildan Lubis, SH, menyampaikan keprihatinannya atas insiden yang dialami Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Utara, Iskandar ST, di Bandara Kualanamu pada Rabu sore (15/10/2025).
Menurut Wildan, peristiwa tersebut menjadi pengingat penting bagi semua pihak, khususnya aparat penegak hukum, agar dalam menjalankan tugas senantiasa berpedoman pada profesionalisme dan penghormatan terhadap hak asasi manusia (HAM).
“Kami dari Garda Pemuda NasDem Madina berharap seluruh aparat dapat bertindak sesuai prosedur dan menjunjung tinggi prinsip profesionalisme. Jangan sampai terjadi kesalahpahaman yang bisa mencederai kepercayaan publik,” ujar Wildan Lubis kepada wartawan, Jumat (17/10/2025).
Wildan juga mengingatkan pentingnya penerapan Peraturan Kapolri Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri, yang di antaranya menegaskan kewajiban anggota Polri untuk bertindak profesional, proporsional, dan menghormati harkat serta martabat manusia.
“Kami percaya institusi kepolisian memiliki mekanisme pengawasan internal yang kuat untuk memastikan setiap tindakan lapangan berjalan sesuai aturan,” tambahnya.
Sementara itu, Iskandar ST menjelaskan bahwa dirinya sempat mengalami kesalahpahaman saat akan melakukan perjalanan udara. Menurutnya, petugas meminta klarifikasi terkait identitasnya karena diduga terdapat kesamaan nama dengan pihak lain.
“Saya memahami bahwa petugas memiliki tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya. Namun saya berharap ke depan proses verifikasi identitas dapat dilakukan lebih hati-hati agar tidak menimbulkan salah persepsi,” ujar Iskandar.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya mendukung langkah-langkah hukum yang sesuai prosedur untuk menyelesaikan persoalan tersebut dengan baik.
“Saya percaya semua pihak bisa belajar dari peristiwa ini agar ke depan tidak terjadi hal serupa,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap peristiwa tersebut. (Endan)


