Wednesday, February 4, 2026
HomeBerita UtamaDi Hari Guru Nasional, Pak Guru Barpul Pilih Jenguk Sahabatnya Chairum Lubis...

Di Hari Guru Nasional, Pak Guru Barpul Pilih Jenguk Sahabatnya Chairum Lubis yang Sakit

Medan, Berita87.com

Memperingati Hari Guru Nasional ke-80 yang jatuh pada 25 November 2025, sosok guru senior SD Muhammadiyah 30 Perumnas Mandala, Baringin Pulungan—yang akrab disapa Pak Guru Barpul—memilih mengawali hari dengan langkah berbeda.

Bukan menuju lapangan upacara, tetapi menuju kediaman sahabat karibnya, Chairum Lubis SH, yang sedang berjuang melawan sakit stroke.

Pagi-pagi benar, Pak Guru telah mengenakan seragam KORPRI. Namun hatinya terpanggil untuk menengok sahabat yang telah lama menemaninya sejak masa-masa awal berprofesi sebagai wartawan di Harian Medan Pos di bawah kepemimpinan pendirinya, Allahu Yarham DR Drs H Ibrahim Sinik.

Baringin Pulungan adalah lulusan S-1 Sastra Inggris tahun 1991. Ia pernah mengajar di berbagai sekolah, kursus, serta bimbingan belajar. Kini ia tetap aktif mengajar di sekolah Muhammadiyah dan dikenal sebagai guru yang tekun, sederhana, dan berdedikasi.

Kunjungan itu baginya menjadi momen spesial. Selain sebagai bentuk kepedulian, Pak Guru Barpul mengakui tak akan pernah melupakan kebaikan Chairum Lubis—wartawan yang dikenal dermawan dan berhati lembut, terutama bagi masyarakat kecil.

Chairum yang juga pemilik media online Perwarta.co itu dikenal luas karena keramahannya di lingkungan kepolisian tempat ia sering bertugas.

“Beliau selalu memanggil saya ‘Pak Guru’. Itu sebuah kehormatan yang tak ternilai bagi saya,” ujar Baringin Pulungan mengenang.

Ia juga mengisahkan pernah melihat seorang ibu tua menangis haru ketika menerima bantuan beras dari Chairum Lubis, bukti ketulusan sahabatnya itu dalam membantu sesama.

Di hadapan Chairum Lubis, Pak Guru Barpul menangkupkan kedua tangannya, berdoa khusyuk memohon Allah SWT memberikan kesembuhan kepada sahabat yang sangat dihormatinya itu.

“Semoga Allah segera mengangkat penyakitnya dan mengembalikan keceriaannya seperti dulu,” ucapnya penuh harap.

Kunjungan sederhana itu menjadi contoh nyata bahwa makna Hari Guru bukan hanya tentang seremoni, melainkan tentang ketulusan, persahabatan, dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan. (Endan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisingspot_img

Popular posts

My favorites

I'm social

0FansLike
0FollowersFollow
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe